Audiensi YPRA ke Kemenag: Langkah Menuju Pesantren Ramah Anak di Indonesia

*Jakarta, 7 Oktober 2023* – Permasalahan pelecehan seksual dan intimidasi di pesantren menjadi sorotan utama dalam audiensi yang dilakukan Yayasan Pesantren Ramah Anak (YPRA) ke Kementerian Agama (3/10). Pertemuan ini merupakan langkah awal yang ambisius dalam menjadikan pesantren sebagai lingkungan yang lebih aman dan mendukung perkembangan anak-anak.

Pengurus YPRA dan Kemenag dalam audiensi tanggal 3 Oktober 2023 (dok.YPRA)

 

Para tokoh kunci yang hadir dalam pertemuan ini, termasuk Dr. Basnang Said dari Kementerian Agama, KH Rakhmad Zailani Kiki, Hena Rustiana, Dr. Hj Badrah Uyuni, dan Hesti Farida Al Bastari dari YPRA, telah membahas berbagai langkah yang perlu diambil. Dalam konteks ini, penting untuk mencatat bahwa jumlah pesantren di Indonesia saat ini mencapai 40 ribu pesantren.

Program-program yang dijalankan oleh YPRA melibatkan konseling komunitas, pelatihan konselor, serta upaya preventif dan kuratif untuk menghindari intimidasi, bullying, dan pelecehan seksual di pesantren. Kerjasama yang dilakukan antara YPRA dengan pemerintah melalui Kementerian Agama dan pihak terkait lainnya diharapkan memiliki peran kunci dalam menciptakan pesantren yang lebih aman dan mendukung perkembangan anak-anak.

Pertemuan ini menjadi tonggak awal komitmen para tokoh untuk menciptakan pesantren yang lebih ramah terhadap anak-anak di seluruh Indonesia. Dengan kolaborasi yang kuat, pesantren diharapkan menjadi tempat yang lebih baik bagi generasi mendatang.

(HF/YPRA)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top